Gimana cara tahu desain hidup yang kamu perlu?

Secara konsep memang desain hidup itu nggak ada harga yang harus dibayar dan keuntungannya gede banget.

Bayangin aja, kamu pengen jadi orang kaya raya — crazy rich. Kamu bisa desain rutinitasmu biar kamu bisa kaya:

  • Kamu rutin jalanin bisnis (atau bisnis sampingan)
  • Kamu investasi di perusahaan yang terpercaya
  • Kamu jalin koneksi sama orang-orang kaya lain
  • Kamu terus aktif cari peluang bisnis yang lain

Tapi secara praktek, kamu pasti udah nanya, “mulai dari mana?”

Justru itu harga yang harus dibayar. Harga disiplin.

Disiplin itu bukan cuma ngomong dipukul pake rotan di betis karna nakal. Disiplin itu ngomong menolak yang enak sekarang demi enak di masa depan.

Diet itu disiplin.
Nabung itu disiplin.
Belajar itu disiplin.
Hapus medsos itu disiplin.
Termasuk, desain hidup itu disiplin.

Premisnya itu:

  1. Untuk bisa dapet yang kita mau, ada harga yang harus dibayar
  2. Kita mau jadi […isi mimpimu…] (misal philantrophist)
    Kesimpulannya untuk jadi philantrophist, ada harga yang harus dibayar. Apa harganya? Ya yang berhubungan sama itu — uang. Berarti harus disiplin mengelola uang (cari uang sama simpen uang).

Di masa sekarang sebetulnya kamu bebas, sebebas-bebasnya, buat pake uang jajanmu buat… ya jajan. Tapi kamu bisa milih buat nabung biar kamu punya modal bisnis. Harapannya, nanti kamu jajannya bukan cuma pentol tapi jajan Lamborghini. Kamu mengorbankan kebebasanmu di masa sekarang itu disiplin.

Disiplin itu sesimple menolak instant-gratification.

Kita ngerasa menolak instant-gratification itu karena ngerasa memang itu hak kita. Kalo nggak diambil sekarang, kita takut nanti diambil orang.

Sebetulnya, itu bukan hak tapi cuma opsi aja. Sebelum kita milih aku ambil keputusan A, kamu masih belum punya reward dari A. Kita nggak bisa kehilangan sesuatu yang belum kita punya. Ibarat ditawarin kerjaan, selama kamu belum nerima kerjaannya, kamu nggak bisa dapet gajinya.

Jadi kalo dua-duanya belum kita punya, kenapa nggak sekalian aja milih yang lebih gede meskipun dapetnya di masa depan?

Memang disiplin itu berat. Tapi, kata Jim Rohn (entrepreneur dari Amerika), pilihannya itu cuma ada dua: rasa beratnya disiplin, atau rasa beratnya penyesalan.

Join the ConversationLeave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Comment*

Name*

Website