Satu keputusan simple

“Halah nggapapa kok… Nggak perlu dipikirin. Cuma gitu aja kok.”

Kita sering menyepelekan sesuatu. Mungkin karna kita males ngurusin hal itu, entah apapun alasannya. Tapi karna satu hal sepele itu di masa depan kita ngerasain kesulitan yang nggak terduga.

Don’t get me wrong. Menyepelekan hal kecil itu manusiawi dan nggak sepenuhnya jelek. Sisi positifnya dari menyepelekan itu kita menyederhanakan hidup kita. Contohnya…

Kita perlu menyepelekan pilihan baju kita waktu kita mau pergi belanja. It is a simple choice. Konsekuensinya kecil banget. Pake baju apapun yang casual dan appropriate udah cukup. Don’t overthink it. Yang lebih penting itu dapetin barang kebutuhannya.

Tapi kita juga perlu belajar bedain hal yang “kelihatannya sepele” atau “benar-benar sepele”.

Aku suka main catur. Walaupun aku nggak jago tapi aku udah ngerasain kalau catur itu susah. Aku setuju sama quotes dari Levy Rozman, International Master. Dia bilang di salah satu video Youtube-nya, “Chess is hard. You only need a small slip to ruin the game entirely.” Aku bisa relate sama quote ini.

Baru aja kemarin aku menang satu game hanya karna musuhku salah taruh kuda. Yes… Salah taruh satu kuda simple yang nilainya cuma 3 poin.

Tapi karna kuda itu nggak ngelindungi jalur yang aku serang, aku berhasil dapetin ratu plus satu bentengnya yang akhirnya memaksa musuhku buat menyerah.

Salah posisi kuda. Hal remeh. Bahkan kudanya nggak aku ambil.

Tapi yang lebih menarik, aku ngerasa hidup kita itu sama kayak catur.

“Emang apa salahnya sih beli Chitato waktu diskon? Diskonnya 50% lagi! Beli aja satu kardus. Ini bisa buat persediaan snack satu bulan.”

Tapi kamu habisin dalam seminggu.

“Ngapain kok beli smartphone yang murah, kan rugi. Nanggung. Tinggal tambah satu juta lagi kamu dapet yang bagus.” (setahuku ada pepatah, “ada harga, ada barang.” Quite self-explanatory.)

Akhirnya, dia terbiasa sama hutang. And for some people, who can’t control their spending habit, the bills pile up and it cannot be paid anymore.

Semua keputusan itu punya konsekuensi.

“Tapi justru ini yang bikin catur seru”, kata Rozman. Justru karna satu keputusan bisa berdampak besar, itu juga berlaku sebaliknya.

Only by making one great decision, can take you up to a level you never thought possible.

Satu keputusan yang aku ambil waktu itu aku memutuskan buat berserah sama Tuhan. Aku nggak suka kalau aku dibawa ke tempat yang jauh tapi aku mau berserah penuh sama Tuhan, meskipun akhirnya aku harus nurut papa mama buat kerja di Jakarta. It’s a normal path for a designer to take, but I hate it.

Tuhan kasih aku hikmat buat aktif di LinkedIn di awal masa pandemi. Karna itu, aku bisa ketemu sama coach Anita, co-founder tempat aku kerja. She hired me. Fresh grad, tanpa pengalaman kerja, direkrut di masa pandemi, dan aku nggak perlu keluar kota. It was the best move.

This is why I urge you to take a moment to pause and think.

Is this really important to me?

Kalau jawabannya nggak, kamu bebas pilih apapun. It doesn’t matter anyway.

Kalau jawabannya iya, really, really think about it. Take all the time you need.

Kesempatan itu selalu ada. Meskipun beberapa kesempatan ada periodenya, tapi kesempatan bisa datang ulang dalam bentuk yang beda.

You don’t fall to the quality of the available chance. But your chances fall to the quality of yours.

Join the ConversationLeave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Comment*

Name*

Website

Comments

  1. Xarista

    Selama kita mau berserah sama Tuhan, kita bisa ngeh Tuhan mau apa. Setuju sama km, pause and think, it’s really important if you don’t want to ruin your life
    Thank you, dear ❤️

    1. Thank you dear for your awesome support 😍 it means a lot to me